18 Dec 2008 Kalau Big Bos Telepon
  • Lupa kalau lagi mandi, hp berdering langsung angkat dan………. cess …. hp error kena air.
  • Lupa kalau capuccino secangkir di starbucks itu harganya Rp. 27.500. Walaupun bibir sudah nempel, langsung batal. Ditinggal pergi.
  • Lupa kalau lagi seru-serunya nonton di bioskop. HP bergetar, ngacir keluar dan langsung berangkat memenuhi panggilan tugas.
  • Lupa kalau lagi perjalanan pulang ke rumah tinggal 30 meter, banting setir balik arah lagi.
  • Lupa kalau lagi ngisi blog…. komputer ditinggal masih nyala.

Waah, beruntung itu kenangan tempo doeloe. Ada adik kelas yang berhasil di bujuk untuk menggantikan posisi. Hehehehehehe. Tropi bergilir dan kaderisasi berjalan mulus. =)

17 Dec 2008 Hanya 10 Parpol yang Akan Lolos Parliementary Threshold

Hari ini di dalam surat kabar Investor Daily, hal 8, dimuat hasil perkiraan dari LSN (Lembaga Survey Nasional). Dikatakan bahwa delapan parpol akan memiliki peluang besar menembus PT. 8 Parpol tersebut adalah :

  1. Partai Demokrat
  2. Partai PDI Perjuangan
  3. Partai Golkar
  4. PKS
  5. Partai Gerindra
  6. PAN
  7. PPP
  8. PKB

Sedangkan parpol yang akan bersaing ketat memperebutkan dua “jatah” PT tersisa adalah Partai Hanura, PKNU, PBR, PBB dan PDS.

Parpol-parpol di luar 10 partai tersebut, kata Umar S Bakry, Direktur Eksekutif LSN, diperkirakan akan sulit menembus ambang batas PT, yaitu 2,5% perolehan suara nasional.

Partai Gerindra diperkirakan akan menjadi kuda hitam asalkan Gerindra bisa membangun simpul-simpul dan jaringan sehebat iklan-iklannya di televisi. Setidaknya, Gerindra diprediksi mampu menggembosi kantung-kantung suara Partai Golkar dan PDI Perjuangan.

Berita yang cukup menggembirakan buat saya, yang berhari-hari selalu mendapatkan berita kurang baik terus.

11 Dec 2008 Ruangan Kantor Saya
 |  Category: My Life  | Leave a Comment

 Ini pemandangan dari ruangan saya menuju ke Jalan Gatot Subroto.  Akhir-akhir ini karena krisis keuangan global, saya lebih cepat pulang (kerjaannya lebih ringkas). Pabrik dalam mode hibernasi karena harga di pasar jauh dibawah biaya produksi.

img00039-20081119-1215-desk.jpgimg00051-20081127-1801-office.jpg

Yang saya ingat, saya sering melihat keluar jendela seperti sekarang ini kalau lagi banyak pikiran. Mayoritas memang karena kerjaan kantor, walaupun ada beberapa bisnis - investasi part time yang dikerjakan. Namun akhir-akhir ini, politik dan bisnis kecil-kecilan saya lebih banyak menyita waktu. Credit crunch membuat modal kerja menjadi seret. Demand turun, harga turun, kita pun mati-matian menjaga agar ada proses produksi yang ujung-ujungnya hasil produksi itu kita jual break-even aja. Asal balik modal. Kalau tidak, karyawan akan di PHK, situasi sosial tidak kondusif, akan membuat perusahaan kesulitan kalau produksi kembali normal. Simalakama memang.

Pemandangan lainnya adalah meja tempat saya kerja. Meja kecil dengan 2 laptop SONY VAIO. Beruntung saya lebih apik kalau menjaga barang dibandingkan dengan kolega saya. Kolega saya membeli laptop dengan merk yang sama dengan saya dan sekarang kedua laptopnya sudah rusak. Bahkan salah satunya tidak bisa dipakai sama sekali.